Minggu, 16 November 2025

web desind

 

PENGALAMAN MEMBUAT BLOG MENGGUNAKAN BLOGSPOT

1. Motivasi Utama dalam Membuat Blog

Motivasi utama saya membuat blog adalah keinginan untuk memiliki wadah belajar sekaligus berbagi. Saya ingin menyusun berbagai idioms bahasa Inggris dalam bentuk yang lebih terstruktur, mudah dipahami, serta dapat membantu orang lain yang sedang belajar. Selain itu, saya juga ingin mencoba pengalaman baru dalam dunia web design sederhana. Sejauh ini, tujuan tersebut cukup tercapai karena blog yang saya buat berhasil memuat banyak konten idioms dan mendapat respons positif dari teman-teman yang membacanya.

2. Bagian yang Paling Menantang

Bagian yang paling menantang bagi saya adalah mengatur tampilan blog, seperti memilih template, menyesuaikan ukuran, dan memastikan desainnya terlihat rapi. Tantangan lainnya adalah mempertahankan konsistensi dalam membuat konten. Saya mengatasinya dengan belajar tutorial, mencoba berbagai fitur Blogspot, dan membuat jadwal penulisan agar tidak kewalahan.

3. Pemilihan Tema, Desain, dan Tata Letak

Saya memilih tema yang sederhana dan bersih agar isi blog mudah dibaca dan tidak membingungkan pengunjung. Tampilan yang simpel juga membantu pembaca fokus pada materi idioms. Tata letak blog saya sesuaikan dengan identitas blog sebagai media edukasi, dengan menempatkan arsip, label, dan daftar artikel di bagian samping agar navigasi lebih mudah.

4. Pengalaman Paling Berharga

Pengalaman paling berharga adalah ketika saya menyadari bahwa menulis di blog bukan hanya soal memposting artikel, tetapi juga bagaimana menyusun informasi dengan jelas, membuat contoh yang relevan, dan memastikan pembaca memahami maksudnya. Dari situ saya belajar pentingnya ketelitian dan kreativitas dalam membuat konten.

5. Pelajaran Tentang Manajemen Konten

Dari blog ini, saya belajar bagaimana mengatur konten, menjaga konsistensi, dan mengembangkan ide-ide baru. Saya juga belajar bahwa manajemen konten membutuhkan kesabaran: memilih topik, membuat draft, mengedit, dan mempublikasikan semuanya membutuhkan proses yang cukup panjang.

6. Hal yang Akan Dilakukan Berbeda Jika Membuat Blog Baru

Jika saya membuat blog baru, saya akan lebih fokus pada perencanaan desain sejak awal dan mengatur struktur konten agar lebih rapi. Saya juga akan menambahkan lebih banyak elemen visual seperti ilustrasi atau infografik idioms agar pembaca lebih tertarik.

7. Pengaruh terhadap Keterampilan Digital

Membuat blog ini sangat berpengaruh pada keterampilan digital saya. Saya belajar menulis online dengan lebih efektif, memahami dasar-dasar desain web, mengatur tata letak, mengedit gambar, dan mengenal berbagai fitur teknologi web yang sebelumnya tidak pernah saya gunakan.

8. Apakah Blog Membantu Mengekspresikan Ide?

Ya, blog ini sangat membantu saya mengekspresikan ide. Saat menjelaskan idioms, saya bisa menambahkan opini, contoh kalimat, atau penjelasan yang saya buat sendiri. Hal ini membuat saya lebih bebas mengembangkan pemikiran dan menyampaikan informasi dengan cara saya sendiri.

9. Pengaruh Pengalaman Membuat Blog terhadap Pandangan tentang Internet

Pengalaman membuat blog mengubah pandangan saya tentang pentingnya keberadaan online. Saya jadi memahami bahwa internet bukan hanya tempat untuk hiburan, tetapi juga ruang untuk belajar, berbagi informasi, dan membangun identitas digital. Saya menyadari bahwa membuat konten bermanfaat dapat memberikan dampak positif bagi orang lain.

Minggu, 07 September 2025

SMAN 1 SUMBAR

Halo semuanya! Di blog kali ini aku mau cerita tentang pengalaman aku selama bersekolah di SMAN 1 Sumatera Barat. Sekolah ini bukan hanya tempat belajar mata pelajaran, tapi juga tempat aku banyak mendapat pengalaman seru, baik di kelas, asrama, maupun organisasi.

Mata Pelajaran Favoritku

Dari banyaknya pelajaran yang aku pelajari di SMA, yang paling aku suka adalah Sosiologi. Menurutku, sosiologi itu nggak pernah membosankan. Selalu ada hal baru yang bisa didiskusikan, mulai dari kehidupan sehari-hari, masalah sosial, sampai fenomena yang sering kita temui di masyarakat.kelas peminatannya juga seru banget
aku pernah ikut lomba sosiologi di UNP (Universitas Negeri Padang). Itu pengalaman yang seru banget karena bisa ketemu banyak teman dari sekolah lain sekaligus nambah pengalaman baru.

Ekstrakulikuler

Waktu kelas 10 dan 11, aku ikut English Club. Alasanku sederhana, karena aku tertarik banget sama bahasa Inggris. Walaupun di akhir-akhir semester aku jarang datang hehe,
Di kelas 10, ada juga ekskul wajib Pramuka. Kegiatannya seru banget karena ada banyak game dan juga yel-yel yang bikin suasananya rame . Tapi pas masuk kelas 11, ekskul Pramuka udah nggak ada lagiu.

kehidupan di Asrama

Karena sekolah ini ada asramanya. Ada program BKA (Bina Karakter Asrama), walaupun ketemunya itu-itu aja sama teman asrama, tetap seru karena sering ada kegiatan di luar kayak bukber (buka bersama).
Selain itu, ada juga tahfiz. Syaratnya, minimal tamat SMA harus hafal 3 juz. Jadi lumayan menantang tapi juga bikin termotivasi untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an.
Setiap malam, ada juga kegiatan imtaq, dari habis Magrib sampai Isya. 

OSIS

Satu lagi pengalaman yang nggak kalah berkesan adalah ikut OSIS. Aku ada di bidang Kewirausahaan, dan itu seru banget karena bisa eksplor banyak hal. Salah satunya adalah bikin menu jualan baru. Rasanya puas banget waktu ide yang kita coba ternyata disukai banyak orang.

Yang paling bikin masa SMA .  sebenarnya yang spisial bukan cuma pelajarannya atau kegiatan asramanya, tapi teman-temannya. Bareng mereka, semua tantangan jadi terasa lebih ringan. PR menumpuk, tugas mepet deadline, sampai capek ikut kegiatan semua bisa dilewatin sambil ketawa bareng. Kadang malah jadi ketawa kayak orang gila tanpa alasan, tapi justru itu yang bikin masa SMA seru dan berwarna.

Minggu, 31 Agustus 2025

lembah harau


 

Lembah Harau merupakan salah satu destinasi wisata alam paling terkenal di Sumatera Barat. Terletak di Kabupaten Lima Puluh Kota, lembah ini dikelilingi oleh tebing-tebing granit yang menjulang setinggi lebih dari 100 meter. Pemandangan megah ini sering membuat Lembah Harau dijuluki sebagai “Grand Canyon”-nya Minangkabau.

Selain tebing, suasana alam di sini juga dihiasi oleh  sawah hijau, udara sejuk, dan air terjun alami yang tersebar di beberapa titik. Air terjun di Lembah Harau dikenal jernih dan menenangkan, sehingga sering menjadi tempat favorit wisatawan untuk melepas penat. Suasana pagi di lembah ini biasanya semakin indah dengan hadirnya kabut tipis yang membuat pemandangan terlihat seperti lukisan alam.

🌿 Fun Fact Lembah Harau punya kesan yang sangat mendalam. Dulu, aku t bersekolah di ICBS  yang lokasinya berada tepat di dalam kawasan Lembah Harau. Itu artinya, hampir setiap hari bisa menikmati pemandangan air terjun langsung dari sekolah. 

Teenage Years

Masa SMA tuh bener-bener roller coaster . Dari kelas 10 sampai 12, ada aja cerita yang bikin ngakak, bikin kangen, sampai bikin mikir, “ihh… kok cepet banget ya tiga tahun?”




Awal masuk SMA, Masuk kelas 10 tuh rasanya kayak masuk dunia baru. Semuanya masih asing temen baru, guru baru, bahkan vibes sekolahnya juga beda banget dari SMP. Masih banyak yang jaim, sok cool, ada juga yang diem-diem malu-malu. Intinya, masa penyesuaian banget deh.

Tapi semua berubah pas kelas kita ikutan lomba futsal Barclays.  Itu momen yang bikin kelas langsung kompak. Bayangin aja, semua anak teriak-teriak di pinggir lapangan, suara sampe serak, buat dukung kelasnya.pas masa-masa dekorasi kelas juga seru semuang ngumpul trus kita ngobrol-ngobrol.Dari situ mulai kerasa, “eh ternyata kelas gue solid juga.” Jadi meskipun awal-awal masih canggung, tapi lama- lama  kelasnya jadi makin hidup. 

Peak Era, Studytour & Banyak Dokumentasi πŸ“ΈπŸšŒ✨



Kelas 11 tuh kaya peak era. Suasananya seru, vibes-nya lebih hidup, semua orang berasa deket banget. Kalau kelas 10 tuh awal kebersamaan, kelas 11 jadi masa di mana semuanya makin solid.

Highlight  waktu studytour. Dari situ, banyak banget cerita serunya mulai dari satu bus bareng, tidur-tiduran bareng, sampe nyasar bareng .  studytour ini bikin  makin deket sama orang-orang yang sebelumnya nggak terlalu akrab. Tiba-tiba jadi ngobrol, ketawa bareng, terus sampai balik sekolah pun tetep jadi akrab.Pokoknya, kalau SMA punya golden era, jawabannya jelas kelas 11. Seru, rame, dan penuh momen nggak terlupakan.

tapi hidup ga selamanya di kelas 11 kan.Naik ke kelas 12, vibes-nya langsung beda. Masih rame dan seru, tapi fokus belajar makin kerasa. Jadwal penuh banget sama TO, UTBK, TKA, rasanya hidup cuma muter di buku, soal, sama papan tulis. tekanan buat menuhin ekspektasi sekolah pun sekarang di kami


.

pas jam walah buk ega pernah bilang kata Pak In bilang kalau kelas kami paling semangat diskusi dibanding kelas lain.itu kaya trigger buat trus semangat belajar. Diskusi yang tadinya sekadar formalitas, sekarang malah jadi seru.

walas di kelas 12 adalah buk ega. Dari luar keliatan tegas banget, sampai kadang bikin kita deg-degan. Tapi makin lama, makin kerasa kalau beliau tuh care banget sama murid-muridnya. Selalu ingetin, selalu support, bahkan perhatian di hal-hal kecil yang bikin kita sadar “wah, Bu Ega bener-bener sayang sama kelas ini.”

Walau hampir 24/7 isinya belajar, kelas 12 tetap nggak kehilangan  asiknya. Masih ada ketawa-ketawa gajelasnya, masih ada kebersamaannya, cuma sekarang dibumbui dengan perjuangan menuju masa depan. Jadi, kelas 12 itu semacam campuran antara serius, capek, tapi juga memorable banget.

di sma tu momennya berkembang, kluar dari zona nyaman buat nyoba banyak hal baru, healing sama temen temen, ikut organisasi pokonya seru semua




Minggu, 24 Agustus 2025

πŸ§ƒ Cara Membedakan Mantan Tiri & Mantan Kandung

 

πŸ“ 1. Mantan Kandung

➡️ Definisi:
Mantan yang dulu hubungannya serius banget sampai terasa kayak keluarga sendiri.

➡️ Ciri-Ciri:

  • Udah dikenalin ke keluarga.

  • Banyak kenangan berkesan.

  • Susah move on karena “terlanjur dalam.”

  • Biasanya kalau inget, rasanya masih nyesek. πŸ’”

➡️ Contoh:
“Dia itu bukan sekadar mantan, tapi mantan kandung. Sampai mamaku aja masih nanyain dia.”

πŸ₯€ 2. Mantan Tiri

➡️ Definisi:
Mantan yang hubungannya singkat, nggak terlalu serius, dan kesannya cuma numpang lewat.

➡️ Ciri-Ciri:

  • Jarang atau nggak pernah dikenalin ke keluarga.

  • Hubungan lebih banyak main-main / coba-coba.

  • Move on gampang, bahkan kadang dilupain begitu aja.

  • Kalau diingat, lebih banyak jadi bahan ketawa. 🀣

➡️ Contoh:
“Oh dia? Cuma mantan tiri, bestie. Coba-coba doang, nggak serius.”

🎯 Ringkasnya

  • Mantan Kandung = mantan inti, hubungan dalam, susah dilupakan.

  • Mantan Tiri = mantan sampingan, hubungan singkat, gampang dilepas.

πŸ“– Kamus Gaul Gen Z 2025

 

Generasi Z punya gaya bahasa sendiri yang bikin obrolan di medsos terasa lebih seru dan unik. Kadang bikin bingung juga kalau nggak ngikutin tren. Nah, biar nggak ketinggalan, yuk simak kamus bahasa gaul Gen Z berikut ini:


πŸ”€ Istilah Populer Gen Z

  • Bestie → panggilan akrab untuk sahabat dekat.

  • OOTDOutfit of The Day, dipakai saat pamer pakaian di medsos.

  • FOMOFear of Missing Out, takut ketinggalan tren.

  • YOLOYou Only Live Once, semacam ajakan buat hidup maksimal.

  • Gaskeun → ajakan untuk langsung action tanpa mikir panjang.

  • Flexing → pamer sesuatu, biasanya harta atau pencapaian.

  • Healing → jalan-jalan atau melakukan hal yang bikin hati tenang.

  • No Debat → ungkapan untuk sesuatu yang dianggap mutlak, nggak perlu diperdebatkan.

  • Receh → humor garing tapi bikin ngakak.

  • Anjir/Anjay → ekspresi kaget, kagum, atau heran.


πŸ§ƒ Istilah Baru-baru Ini

  • MabarMain Bareng, biasanya dipakai buat game online.

  • Gabut → kondisi nggak ada kerjaan, bingung mau ngapain.

  • Cringe → sesuatu yang bikin malu atau jijik dilihat.

  • Cuan → keuntungan atau profit, biasanya di bisnis/kerjaan.

  • Skibi/Skibidi → asalnya dari tren TikTok, dipakai buat bercanda absurd.

  • Slay → tampil keren atau percaya diri maksimal.

  • Work-life balance → keseimbangan kerja & kehidupan pribadi (istilah kerennya anak kerja Gen Z).


πŸ€” Istilah yang Lagi Hits di Medsos

  • W (double u) → singkatan dari win, dipakai untuk memuji sesuatu yang bagus.

  • Llose, kebalikan dari W.

  • NPC → orang yang dianggap pasif/ikut-ikutan aja kayak karakter game.

  • Sigma → gaya hidup cuek, independen, nggak peduli omongan orang.

  • Rizz → karisma, kemampuan menarik lawan jenis.

  • Ikoy-ikoyan → giveaway, istilah yang populer dari konten IG.

  • Mantap kali, bestie! → ekspresi support + vibes positif.

“This & That”?

 

✨ Welcome to “This & That”

Halo bestieess! πŸ‘‹
Welcome to This & That, a safe place buat kita ngobrol random things—dari daily vibes, lifestyle hacks, sampe deep talk tentang hidup yang kadang bikin overthinking. Blog ini basically kumpulan hal-hal kecil yang relate sama kita, Gen Z.

🌍 Why “This & That”?

Because hidup tuh nggak selalu satu warna. Kadang chaotic, kadang chill. Sometimes kita pengen bahas hal serius kayak mental health, sometimes just sharing aesthetic cafΓ© recs. Nah, “This & That” is about mixing it all—kayak playlist Spotify yang isinya bisa campur dari Hype K-Pop sampai lo-fi buat belajar.

🌸 Our Vibes

Kita nggak harus selalu perfect. Kita cuma perlu space buat jadi diri sendiri.
So yeah, welcome to the blog where we share This & That—because kadang the little things matter the most.


πŸ“ Apa Itu Strawberry Generation?

 Istilah Strawberry Generation awalnya muncul di Taiwan tahun 1990-an. Disebut begitu karena generasi muda dianggap seperti stroberi:

  • Cantik & menarik dari luar πŸ“✨

  • Tapi mudah “penyet” dan rapuh kalau menghadapi tekanan atau masalah πŸ˜“

Biasanya label ini disematkan ke anak muda yang dianggap:

  • gampang menyerah,

  • terlalu manja,

  • kurang tahan banting dibanding generasi sebelumnya.

⚖️ Kenapa Disebut Rapuh?

Stereotip ini muncul karena generasi muda dianggap:

  1. Nggak tahan kritik → cepat down saat dikomentari.

  2. Cepat stres → banyak yang burnout karena tekanan akademis/kerja.

  3. Lebih banyak protes → dianggap suka menuntut tapi tidak mau bekerja keras.

🌍 Sisi Lain: Bukan Rapuh, Tapi Berbeda

Sebenarnya, “Strawberry Generation” juga bisa dipandang dari sisi positif.

  • Lebih peduli kesehatan mental πŸ’†‍♀️

  • Berani speak up soal ketidakadilan πŸ“’

  • Mencari work-life balance bukan sekadar kerja keras tanpa arah ⚖️

  • Kreatif & melek teknologi πŸš€

Artinya, bukan rapuh—tapi lebih memilih jalannya sendiri.

πŸ” Relevansi dengan Gen Z di Indonesia

Kalau dikaitkan ke konteks lokal:

  • Gen Z sering dicap gampang “baper” atau “lembek”.

  • Padahal mereka hidup di era penuh ketidakpastian: perubahan iklim, persaingan kerja, digitalisasi.

  • Jadi wajar kalau nilai-nilai mereka beda dengan generasi sebelumnya.

🀯 Hidden Love Language


Kita semua tau ada 5 love language:
πŸ’Œ Words of Affirmation
🀲 Acts of Service
🎁 Receiving Gifts
⏳ Quality Time
🀝 Physical Touch

Tapi… pernah nggak lo sadar kalau cara lo nunjukin cinta ke orang lain beda banget sama cara lo pengen dicintai?
Nah, itulah yang disebut Hidden Love Language.

✨ Contoh Real Life Hidden Love Language

1. Si Rajin Ngasih Hadiah (Receiving Gifts)

  • Yang lo kasih ke orang lain: suka banget beliin temen makanan random atau kasih hadiah kecil.

  • Yang lo butuh sebenernya: bukan balikannya kado, tapi Quality Time. Lo cuma pengen ditemenin.

2. Si Tukang Bantuin (Acts of Service)

  • Yang lo kasih ke orang lain: selalu siap nolong, bikinin catatan, bawain barang.

  • Yang lo butuh sebenernya: Words of Affirmation. Lo cuma pengen denger “thank you, gue hargain banget.”

3. Si Manis di Chat (Words of Affirmation)

  • Yang lo kasih ke orang lain: gampang bilang “semangat ya!” atau “bangga sama lo.”

  • Yang lo butuh sebenernya: Physical Touch—kata-kata bagus sih, tapi lo lebih melting kalau dipeluk.

4. Si Penggila Nongkrong (Quality Time)

  • Yang lo kasih ke orang lain: selalu ngajak ketemu, nobar, atau jalan bareng.

  • Yang lo butuh sebenernya: Acts of Service—karena deep down lo pengen ada yang ngebantuin lo pas lagi struggle.

5. Si Paling Nempel (Physical Touch)

  • Yang lo kasih ke orang lain: gandengan, pelukan, tos random.

  • Yang lo butuh sebenernya: Words of Affirmation. Lo pengen tau perasaan mereka lewat ucapan juga.

πŸ˜… Kenapa Bisa Beda?

  • Kadang kita belajar dari keluarga/lingkungan → misal ortu nggak pernah bilang “sayang”, tapi sering masakin → lo jadi “ngasih cinta lewat Acts of Service”.

  • Tapi deep down, hati lo haus kata-kata manis → Hidden Love Language = Words of Affirmation.

🎲 Mini Quiz Receh: Cek Hidden Love Language Lo

  1. Lo paling sering ngasih apa ke orang lain? (kata-kata manis, hadiah, waktu, bantuan, sentuhan)

  2. Lo paling seneng dapet apa baliknya?
    πŸ‘‰ Kalau beda = itu Hidden Love Language lo.

πŸ’‘ Fun fact: Banyak Gen Z justru punya hidden love language karena terbiasa ngasih sesuatu yang berbeda dari yang sebenernya mereka butuhin.

πŸ‘‰ Jadi, lo kira-kira lebih sering ngasih apa ke orang lain, dan pengen dapet apa sebenernya?
Bisa aja lo “tukang traktir” tapi aslinya cuma pengen ditemenin πŸ˜†.

πŸ‘©‍πŸ‘©‍πŸ‘§‍πŸ‘¦ Love Language Nggak Cuma Buat Pasangan

 Kalau denger kata love language, kebanyakan orang langsung mikir:

➡️ “Oh, ini soal pacaran.”
Padahal… bahasa cinta itu bisa dipake buat semua jenis hubungan: temen, keluarga, bahkan partner kerja.

Yuk kita breakdown gimana love language muncul di circle lain (biar makin relatable).

πŸ’Œ Words of Affirmation (Kata-Kata Manis)

  • Temen → seneng banget kalau dipuji: “Lo tuh kalo presentasi keren banget sumpah.”

  • Keluarga → anak yang jarang denger kata “bangga sama kamu” dari ortu pasti melting banget kalau akhirnya dibilangin.

  • Kerjaan/Kampus → dapet feedback positif dari dosen/bos = mood booster seharian.

🀲 Acts of Service (Tindakan Nyata)

  • Temen → minjemin catatan pas lo bolos kelas, atau bikinin kopi waktu lo begadang.

  • Keluarga → ibu masakin makanan favorit lo tanpa banyak omong = love language versi keluarga 101.

  • Kerjaan/Kampus → temen kelompok yang ngurusin desain/slide biar semua lancar, itu pure love.

🎁 Receiving Gifts (Dikasih Hadiah)

  • Temen → dibawain oleh-oleh dari liburan kecil-kecilan = priceless.

  • Keluarga → bapak bawain gorengan random sore-sore = definisi cinta sederhana.

  • Kerjaan/Kampus → dikasih jajan sama temen kantor/kelas, vibes-nya langsung hangat.

⏳ Quality Time (Waktu Berkualitas)

  • Temen → nongkrong nggak penting tapi rame = the best.

  • Keluarga → makan bareng tanpa sibuk HP = bonding kuat banget.

  • Kerjaan/Kampus → rapat produktif tanpa drama = versi “quality time” di dunia kerja.

🀝 Physical Touch (Sentuhan Fisik)

  • Temen → toss, pelukan singkat, atau bahkan “cipika-cipiki” ala geng cewek.

  • Keluarga → dielus kepala sama ortu, kadang bikin adem lebih dari seribu kata.

  • Kerjaan/Kampus → (oke di setting formal agak tricky πŸ˜…) tapi high-five setelah presentasi sukses itu priceless.

πŸ’‘ Jadi, love language bukan cuma soal doi.
Kadang kita bisa lebih ngerti temen & keluarga kalau tahu “bahasa cinta” mereka. Dan hasilnya? Hubungan makin adem, nggak gampang salah paham.

Enneagram ala Circle Nongkrong ☕🍟

 

πŸ“ Tipe 1 — Si Perfeksionis

“Guys, meja kita kotor banget nih. Jangan lupa sampah dibuang ya.”
Selalu inget detail kecil, bahkan di tongkrongan pun dia peduli aturan.

❤️ Tipe 2 — Si Penolong

“Eh lo udah pesen makan? Nih gue bayarin dulu deh.”
Orang pertama yang nawarin minum, makanan, atau pinjemin charger.

πŸ† Tipe 3 — Si Ambisius

“Eh fotoin gue dong, nanti gue upload di LinkedIn/IG story.”
Nongkrong aja masih keliatan produktif dan image-conscious.

🎨 Tipe 4 — Si Anak Estetik

“Tempat ini terlalu mainstream, coba ke coffee shop hidden gem yuk.”
Nggak bisa nongkrong di tempat biasa, harus ada vibes artsy.

πŸ“š Tipe 5 — Si Pemikir

“Nah kalo dari sisi historis, kopi itu pertama kali ditemukan di…”
Dia nongkrong tapi lebih banyak kasih fun fact random daripada pesan makanan.

😬 Tipe 6 — Si Was-was

“Eh aman nggak sih nongkrong di sini? Parkirannya gelap banget.”
Selalu mikirin safety dulu, bahkan buat hal sepele.

πŸŽ‰ Tipe 7 — Si Happy Virus

“Yuk abis ini karaoke! Eh atau main billiard aja? Atau nonton?”
Si paling rame, paling banyak ide, dan nggak mau nongkrongnya kelar.

πŸ’ͺ Tipe 8 — Si Alpha

“Udah udah, gue yang pesen makanan biar cepet.”
Nongkrong = langsung ambil alih kendali. Tapi dalam hati dia peduli banget sama gengnya.

πŸ›‹️ Tipe 9 — Si Santuy

“Yaudah gue ikut aja deh, terserah mau ke mana.”
Selalu adem, nggak ribut, nggak repot. Definisi flow aja bro.

web desind

  PENGALAMAN MEMBUAT BLOG MENGGUNAKAN BLOGSPOT 1. Motivasi Utama dalam Membuat Blog Motivasi utama saya membuat blog adalah keinginan untuk ...